Terbang Pertama ke Luar Negeri, 1995

Saat itu saya baru saja menyelesaikan S2 di ITB (1995) dan ada kesempatan untuk memasukan paper dalam suatu Conference di Bangkok (Conference of The 4th ASEAN Week Science and Technology). Sebagai orang yang tidak pernah ke luar negeri sebelumnya dan menyadari pentingnya melihat dunia luar untuk menambah wawasan, tentunya kesempatan ini tidak saya sia-siakan.

Penguasaan materi presentasi sama sekali tidak ada masalah, karena pekerjaan hasil penelitian yang akan dipresentasikan memang sepenuhnya saya kerjakan sendiri. Masalahnya justru adalah bahasa, tentunya presentasi tersebut harus disampaikan dalam Bahasa Inggris. Bahasa Inggris saya bisa dikatakan masih parah waktu itu, maklum belum pernah presentasi bahasa Inggris sebelumnya, apalagi di depan forum. Apa akalnya? Tidak hanya slide-slide presentasi yang saya siapkan, tetapi saya menyiapkan juga naskah lengkap yang harus saya ucapkan dalam setiap slide. Tentunya dengan bolak-balik membuka kamus setiap kali library di kepala saya tidak cukup lengkap untuk menyatakan apa yang ingin saya sampaikan. Beberapa hari sebelum berangkat, saya berulang kali membaca naskah presentasi tersebut dan berlatih presentasi untuk meyakinkan bahwa saya pasti bisa menyampaikannya dengan lancar. Bagaimana hasilnya? Ini dia foto saya sedang presentasi dalam acara tersebut.

bangkokh.jpg

Hasilnya? Efektif dan sukses berat! Mungkin, cara saya mengatasi kepanikan ketika harus mempersiapkan diri presentasi pertama kali dalam bahasa Inggris dapat ditiru oleh anda. Presentasi saya super lancar, semua kata mengalir dengan lancar tanpa mikir apa yang harus diucapkan. Termasuk ketika menjawab pertanyaan, karena library kata yang saya perlukan sebagian besar memang sudah ada di kepala saya semua.

Saya masih ingat, saat-saat terakhir paper harus dikumpulkan, Prof. Soegijardjo (saat itu belum profesor) dengan sabar mengkoreksi paper saya. Semua dilakukan dengan cara pingpong melalui mesin fax di malam hari, dari rumah saya ke rumah Pak Soegi. Saya harus sedikit berepot-repot mengirim dan menerima fax melalui laptop yang waktu itu layarnya masih hitam putih. Terima kasih Pak Soegi, bapak telah dengan sabar membantu saya!

Pada acara itu juga, salah seorang dosen dari ITB, Pak Hasanuddin (sekarang sudah profesor), mendapat penghargaan sebagai best researcher. Ini foto beliau ketika menerima penghargaan tersebut.

bangkok4.jpg

Dua foto berikutnya memperlihatkan sebagian dari para peserta conference dan foto saya bersama Prof. Adang Suwandi (saat itu belum profesor) di depan gedung World Trade Center Bangkok.

bangkok9.jpg

One thought on “Terbang Pertama ke Luar Negeri, 1995

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s