Parc Asterix di Paris, 1997

Anda termasuk penggemar komik Asterix? Tentunya anda akan sangat familiar dengan karakter Asterix, Obelix, Idefix, Kepala desa yang selalu ditandu kemana-mana, atau dukun Panoramix yang selalu meramu obat kuat untuk melawan pasukan romawi. Sayapun tidak mengetahui sebelumnya, namun pada saat saya di Paris tahun 1997, secara kebetulan saya menemukan informasi tentang Parc Asterix di sekitar Paris.

Singkatnya, ngomporin dua teman lain yang sama-sama dengan saya untuk pergi kesana, dan berhasil! Salah satu rekan adalah juga penggemar komik Asterix, sehingga cukup menikmati suasana disana, sementara yang satu lagi tidak pernah membaca komik Asterix, sehingga suasana yang ada tidak terlalu menarik untuk dia.

Akhirnya, kami menemukan satu hal yang sangat menarik: Roller Coaster! Besar sekali, meliuk-liuk, serta dari kejauhan terdengar jeritan orang-orang yang sedang menikmatinya. Saya memutuskan untuk mencobanya berdua dengan salah satu rekan saya. Kira-kira satu jam kami mengantri untuk sampai pada kesempatan untuk menaikinya. Begitu mulai, ‘tek ketek-ketek’ suara rantai menarik rangkaian kereta kecil ke puncak. Begitu melihat ke bawah, makin tinggi, rasanya makin menyesal saja. Dipikir-pikir, ngapain ngantri satu jam untuk mencoba sesuatu yang mengerikan. Sumpah, bukan kenikmatan yang saya rasakan, tapi kengerian! Ketika sudah sampai di puncak, wah, mulai deh siksaan yang mengerikan! Ngga usah saya ceritakan, yang pasti 80% dari durasi waktu pendek petualangan tersebut saya lalui dengan tutup mata dan perasaan yang tidak nyaman! Salah satu video perjalanan Roller Coaster Parc Asterix saya temukan di Youtube. Hmmm…, saya baru sadar, sudah semakin tua, semakin penakut …… atau ini memang beda dengan Roller Coaster lain yang pernah saya naiki (di Dufan). Belakangan, saya baca satu artikel di Koran Pikiran Rakyat tentang Roller Coaster terbaik (baca: paling mengerikan) di dunia, salah satunya adalah yang di Parc Asterix tersebut. Pantas…..!

parcasterix_rollercoaster.jpg

Mari kita cerita yang menyenangkan. Buat saya sebagai penggemar Asterix, tempat yang paling menyenangkan disana adalah ‘Asterix Village’ atau ‘Desa Asterix’. Begitu masuk, serasa masuk ke dunia yang sama seperti di dalam komik Asterix. Semua tokohnya ada disana, termasuk kepala desa yang ditandu kemana-mana di sekeliling desa tersebut (orang yang nandunya digaji berapa ya? kerjaannya hanya menandu setiap hari).

Me, Asterix, and Obelix

Mau kesana? Ambil RER dari kota Paris menuju Airport Charles de Gaulle. Turun disana, lalu tanya untuk ke Parc Asterix. Kalau tidak salah ada bis menuju ke Parc Asterix dari sana. Situs resmi Parc Asterix ada disini.

– Arry Akhmad Arman –

3 thoughts on “Parc Asterix di Paris, 1997

  1. Wah jadi pengen kesana. Asterix adalah salah satu komik favorit saya dulu. Pasti menyenangkan jika bisa berkunjung ke Desa Galia dan ikut mengatakan “Orang-Orang Romawi Memang Gila”🙂

  2. Kalau mau nyoba rollercoaster yang lebih seru bisa ke Fujihighland di jepun, yang tertinggi di dunia kayaknya, sekitar 70 meter.

    atau bisa juga di Bakken, sekitar 15 menit arah utara copenhagen by train, disana ada rollercoaster tua berumur lebih dari 70 tahun dan terbuat dari kayu:) tapi masih saja banyak yang naik.

  3. uh… jadi pengen kesana juga… aku sangat cinta ma obelix. apalagi dengan idefix yang kecil tapi makannya banyak banget kaya obelix…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s