Mudahnya transportasi kota Paris, 1997

Secara umum, kota-kota besar di negara maju mempunyai sistem transportasi yang mapan dan mudah dipahami dan digunakan, termasuk oleh pendatang. Paris adalah salah satu kota yang didukung sistem transportasi bawah tanah (Metro) yang sangat memudahkan orang bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Kami punya cerita menarik tentang bukti mudahnya sistem tranportasi di Paris.

Ceritanya, waktu itu, saya dan 2 orang rekan dosen (Pak Nana Rachmana dan Pak Ridwan) sedang mengikuti kegiatan training telekomunikasi di Paris selama 6 minggu. Kami berangkat bertiga, namun segera setelah tiba di Paris, kami semua sepakat untuk membiayai istri masing-masing agar menyusul kami ke Paris. Paris terlalu indah dilewatkan tanpa orang yang paling dicintai. Sehari-hari kami menjalani kegiatan training dari pagi sampai jam 4 sore dan kembali ke apartemen sekitar jam 5 sore.

Pagi itu adalah pagi kedatangan istri-istri kami yang menyusul dari Indonesia. Kami sudah minta ijin untuk datang terlambat ke tempat training karena harus menjemput mereka ke airport. Wajah-wajah senang tampak ketika mereka keluar dari gerbang penumpang airport Charles de Gaulle. Segera setelah bertemu, semua segera menelpon ke rumah masing-masing untuk mengabari bahwa semua sudah selamat sampai di Paris.

phone01.jpg

Singkatnya, kami segera menuju ke kota menggunakan RER langsung dari airport. RER adalah kerete regional Perancis, sedangkan Metro adalah jaringan kereta bawah tanah kota Paris. Informasi lengkap mengenai RER dan Metro dapat dilihat di Wikipedia. Kami ajak mereka ke apartemen untuk istirahat karena tampaknya kelelahan setelah terbang belasan jam dari Indonesia. Kami sudah belikan mereka tiket kereta bawah tanah dan di perjalanan menuju apartemen kami jelaskan sekilas cara penggunannya. Karena kami harus segera ke tempat training, kami meninggalkan mereka di apartemen , dengan pesan: “Jangan kemana-mana, tunggu sampai sore kami pulang“.

rer.jpg

Stasiun RER di Airport Charles de Gaulle Paris

metro.jpg

Metro kota Paris

Sore kami pulang dan merencanakan untuk mengajak mereka jalan-jalan pertama kalinya di kota Paris. Ternyata, mereka semua tidak ada di apartemen. Beruntung, tidak sampai harus menghubungi polisi, mereka semua akhirnya datang dengan berseri-seri! Rupanya, walaupun lelah luar biasa, rasa ingin tahu tentang kota Paris mengalahkan segalanya. Ditunjang oleh sistem transportasi dengan titik-titik berhenti yang sangat strategis membuat para pendatang dengan mudah memahami METRO kota Paris dan mudah mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan. Dengan hanya menginterpretasikan peta metro serta petunjuk lisan singkat yang sudah kami jelaskan, ketiga ibu-ibu ini bisa jalan sendiri di kota Paris dan pulang selamat ke apartemen. Rasanya hal itu imposible terjadi di Jakarta, paling mungkin, anda akan habis uang untuk membayar taksi.


– Arry Akhmad Arman –

3 thoughts on “Mudahnya transportasi kota Paris, 1997

  1. Pingback: Pantes Bandung heurin ku angkot! « Arry Akhmad Arman’s Weblog

  2. paris emang bagus metronya, tapi sayang kumuh dan jorok. apalagi kalo malam, serem buat yg baru pertama kali datang ke paris. kalo menurut saya, metro di russia lebih bagus (selain frekuensinya lebih sering, juga arsitektur stationnya juga cantik).

  3. tidak heran kalau bu Ratih sih,tak rela berdiam diri di kamar apartemen..he…he….makanya kalau belanja2 ajak ibu..nawarnya juga hebat….kemarin pas k Honkong pengennya ikut..tapi Alifa mau UN…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s