Tulisan ini saya buat ketika mengomentari tulisannya Pak Budi Rahardjo dalam blog-nya yang menulis tentang shalat. Saya jadi teringat salah satu pengalaman berharga saya ketika saya Umroh tahun 2007 yang lalu.

Memang tidak mudah shalat khusyu, walaupun semua tips sudah dilakukan, apalagi kalau sedang dikejar-kejar pekerjaan yang harus segera selesai. Tidak mudah mengusir pikiran duniawi dari otak kita pada saat kita shalat.

Sharing pengalaman. Saya merasakan pengalaman shalat saya yang paling berkesan dan saya merasa khusyu adalah ketika shalat di Masjidil Haram, Mekkah. Tidak semua shalat saya di Masjid itu saya rasakan se-khusyu pada saat itu. Ceritanya, suatu subuh, beberapa saat sebelum waktu shalat subuh, saya mengikuti arus tawah mengelilingi Ka’bah tanpa saya menghitung berapa jumlahnya, sampai akhirnya tibalah saatnya shalat subuh. Semua yang tawaf mengehentikan kegiatannya dan mencari posisi shalat di dekat Ka’bah tersebut.

 

kabah01.jpg

Biasanya pada saat shalat posisi pandangan mata saya menuju ke bawah, ke gambar Ka’bah di sajadah kita. Pada saat itu, karena saya berada persis di depan Ka’bah, pandangan saya arahkan ke depan Ka’bah yang tampak sangat besar tentunya, karena saya hanya dalam jarak sekitar 25 meter dari Ka’bah. Coba perhatikan foto di atas, bayangkan jika kita berdiri sekitar 25 meter dari Ka’bah, kira-kira sebesar apa Kab’bah di depan pandangan kita? Subhanallah, luar biasa kesannya, semua urusan duniawi bisa saya singkirkan sesaat. Tidak terasa, air mata kecintaan kepada Sang Pencipta menitik dari mata saya.

Setelah saya pulang Umroh, dalam setiap shalat saya selalu berusaha membayangkan kembali saat-saat itu, berharap saya mendapatkan suasana khusyu seperti itu. Pada awalnya berhasil, tetapi dengan berjalannya waktu makin sulit dilakukan, karena memori yang tersimpan semakin berbaur dengan masalah keseharian yang tidak ada hentinya. Mungkin harus sering kesana untuk mereferesh kembali memori yang telah bercampur dengan urusan duniawi tersebut.

Salam,
Arry Akhmad Arman

Advertisements