Derai airmata ketika meninggalkan Masjid Nabawi, 2007

Tahun 2007 yang lalu saya beserta istri diajak Umroh untuk pertama kalinya oleh salah seorang teman yang sangat istimewa. Setelah berangkat dari Jakarta, pesawat yang kami tumpangi mendarat di Jeddah dan kami langsung naik bis menuju Madinah dengan jarak tempuh sekitar  4-5 jam. Begitu berangkat , dan keluar kota Jeddah, kami disuguhi pemandangan yang belum pernah kami lihat sebelumnya, yaitu padang pasir tanpa batas di kiri kanan bis kecil kami. Maghrib segera tiba, dari kejauhan kami melihat indahnya matahari terbenam dengan warna kuning tidak terlalu silau. Tampak besar, utuh, dan indah sekali….
Setelah perjalanan hampir 5 jam, menjelang tengah malam, kami mulai memasuki kota Madinah. Ada kesan yang luar biasa ketika kami mulai masuk kota tersebut. Rasanya saya mendekat ke suatu tempat atau rumah dari seorang manusia yang sangat istimewa, Rasulullah, Muhammad SAW. Seseorang yang selalu kita sebut dalam sholat dan do’a kita.

Ketika bis mendekati Hotel, dari dalam bis kami sempat melihat indahnya Masjid Rasul itu di malam hari, di sela-sela antar bangunan. Ooohhhh, betapa indah dan megahnya. Segera setelah masuk kamar Hotel, ibu-ibu segera sibuk membongkar koper, sedangkan bapak-bapak yang memang di rombongan kami semuanya baru pertama kali menjalani umroh sudah tidak sabar untuk melihat dari dekat indahnya Masjid Nabawi.
Akhirnya, diantar oleh pembimbing kami, segeralah kami berjalan menuju Masjid Nabawi. Karena waktu sudah sangat larut, kami tidak bisa masuk ke dalam Masjid, sehingga kami hanya berkeliling di seputar halaman Masjid. Betapa luasnya masjid ini. Selama ini, saya sudah beberapa kali punya kesempatan pergi ke Eropa, melihat kemegahan gereja-gereja di Eropa. Saya baru menyadari bahwa ada Masjid kebanggaan umat Islam yang tidak kalah indahnya dibandingkan gereja-gereja besar di kota-kota utama Eropa. Subhanallah….

nabawinight01.jpg
nabawinight02.jpg


Singkatnya, beberapa hari kami tinggal di Madinah, shalat setiap saat di Masjid istimewa tersebut, memanjatkan doa di tempat yang paling istimewa di dalam masjid tersebut, sampai akhirnya kami harus meninggalkan Madinah menuju Mekkah untuk menjalankan ibadah Umroh. Siang menuju sore hari kami berangkat dari Medinah menuju Mekkah. Ketika bis mulai bergerak menuju ke luar kota Madinah, di beberapa celah pandangan saya masih bisa memandang Masjid Nabawi yang sangat besar itu. Entah kenapa saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk memandangnya selama masih bisa. Ada keengganan untuk meninggalkannya, rasanya saya ingin disana terus, karena merasa dekat dengan seorang manusia yang paling istimewa, Rasulullah, walaupun saya tidak pernah menemui beliau, tidak pernah bisa membayangkan wajahnya, dan Muhammad sudah meninggalkan kita berabad-abad yang lalu.

Kesediahan yang kuat tersebut tidak hanya menyebabkan tetesan airmata kecil, tapi tangisan kesedihan yang kuat seperti anak kecil menangis. Istri saya mengusap punggung saya dan berusaha menenangkan saya. Jangan terlalu bersedih kata istri saya, Insya Allah kita masih akan diberi kesempatan untuk kembali ke sini.

Alhamdulillah ya Allah, di dalam hati saya yang paling dalam ini telah Engkau tanamkan satu kecintaan yang luar biasa terhadap Rasul pilihanMu, Muhammad SAW.

Update: Alhamdulillah, Allah memberikan saya dua kali kesempatan berikutnya setelah tahun 2007, yaitu tahun 2009 saya menjankan ibadah haji bersama istri tercinta, dan tahun 2011 saya pergi umroh beserta putra bungsu saya. Semoga Allah masih akan memberikan kesempatan lainnya untuk kesana lagi….

5 thoughts on “Derai airmata ketika meninggalkan Masjid Nabawi, 2007

  1. Alhamdulillah pak AAA yg sudah berkeliling ke berbagai belahan dunia, sempat berkunjung juga ke Tanah Suci. Semoga juga diberi kesempatan Allah SWT untuk menunaikan Ibadah Haji. Boleh tahu no.HPnya ??? (mohon disend by e-mail saja). Trim’s

  2. Semoga Pak Erry selalu dlm lindungan Nya, sehingga sy lebih banyak mendapatkan ilmu/pengalaman dari perjalanan mulia ini, Amien.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s