Melihat dari dekat Mesjid Al-Azhar di Kairo

Mesjid Al-Azhar adalah mesjid tertua di Kairo yang mulai dibangun tahun 359H atau 970M, lebih dari 1000 tahun yang lalu, tidak terlalu lama setelah kota kairo didirikan. Memang luar biasa jika mesjid tersebut sampai saat ini masih berdiri kokoh di kawasan El Hussein Square di bagian kota tua Kairo. Al-Azhar dibangun di sebelah tenggara kota Kairo, dekat dengan Istana Besar yang waktu itu ada diantara daerah Ad-Daylam sebelah timur dan Daerah At-Turk sebelah selatan.

Al-Azhar adalah masjid Jami’ pertama yang dibangun di Kairo. Pada saat dibangun ia berbentuk satu bangunan yang terbuka di tengahnya (dalam bahasa Arab disebut Shohn, meniru arsitektur Masjid Al-Haram), di dalamnya ada 3 ruwaq (ruangan khusus yang dipergunakan untuk kegiatan belajar atapun penampungan pelajar), yang paling besar adalah Ruwaq Al-Qiblah. Waktu itu luasnya hanya setengah luas yang ada sekarang.

Adalah Jawhar Al-Shiqillilah, panglima perang penguasa ke-4 Dinasti Fathimiyah: Al-Mu‘iz li Dinillah, yang memulai pendirian masjid ini pada 24 Jumada Al-Awwal 359 H/4 April 970 M. Sementara peresmian masjid ini dilaksanakan dengan shalat Jumat di dalamnya pada Ramadhan 361 H/Juli 972 M. Masjid ini, kala itu, dirancang sebagai pusat pembinaan kaum Muslim.

Nama Al-Azhar berhubungan erat dengan Dinasti Fatimiyyah yang mendirikannya. Dikatakan bahwa Al-Azhar sebagai simbol bagi Fatimah Az-Zahraa radliyallahu anha putri Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wa sallam. Sebagaimana salah satu koridor Al-Azhar dinamai dengan Fatimah radliyallahu anha. Al-Mustanshir dan Al-Hafizh juga ikut menambah sedikit luas masjid Al-Azhar. Dinasti Fatimiyyah adalah Dinasti Syiah Bathiniyyah yang berusaha untuk menyebarkan ajarannya tersebut dengan mendirikan Al-Azhar.

Daftar Referensi dan Artikel yang Relevan

  1. http://pwkpersis.wordpress.com/2008/05/10/sejarah-al-azhar-bag-i/
  2. http://tutinonka.wordpress.com/2008/03/18/menara-masjid-al-azhar-cairo/
  3. http://www.islamicarchitecture.org/architecture/alazharmosque.html
  4. http://www.sacred-destinations.com/egypt/cairo-al-azhar-university.htm
  5. Anak-Anak Al-Azhar

34 thoughts on “Melihat dari dekat Mesjid Al-Azhar di Kairo

  1. Pingback: Anak-Anak Al-Azhar « Jelajah Dunia

  2. Sebagaimana bangunan-bangunan tua lainnya di Mesir (seperti pyramide yang sudah berumur ribuan tahun), masjid Al-Azhar memang mengagumkan. Reliefnya sangat indah, dan warnanya yang cokelat memberi kesan eksotis tersendiri. Sebagai orang yang pernah belajar di teknik sipil, saya sungguh kagum, bagaimana membuat bangunan yang sedemikian kuat hingga tahan sampai 1000 tahun, padahal waktu itu teknologi bangunan pasti belum canggih seperti saat ini?
    Pada tahun 2004 saya dan teman-teman rombongan umroh sempat sholat tarawih di mesjid Al Azhar. Sesudah sholat, kami ingin belanja dulu ke pasar yang ada di dekat masjid, maka tas-tas pun kami titipkan pada dua ibu menunggu di dalam masjid, tidak ikut pergi ke pasar. Nggak tahunya, ternyata pada malam hari masjid tersebut ditutup, sehingga tas-tas kami (ada 20-an tas) harus dibawa keluar dari masjid dan ditumpuk di pinggir jalan. Aduuh, sungguh kasihan membayangkan kedua ibu teman kami mengangkuti tas-tas itu keluar dari dalam masjid, karena harus berjalan beberapa puluh meter … Kami tak mengira bakal menyusahkan orang.

  3. memang,kejadian yang akan datang hanya Allah yang tahu.
    kalau bisa ibu ke sanah aja cari orang yang di beri amanat untuk menjaga tas ibu dan teman-teman ibu.saya dimyati kelas 3 smp cilegon banten.saya pengen sekali ke kairo, karna cita-cita saya menjadi mahasiswa di kairo

  4. Ingin kesana? Percayalah, kalau Allah mengijinkan, mungkin ada kesempatan tak terduga…..

    Perjalanan kami pun tidak pernah direncanakan, Allah memberikan kesempatan untuk kesana melalui kebaikan seorang sahabat …………

  5. Subhanallah…..,
    kpan diri ini bisa berkunjung N melihat keindahan mesjid N kota itu dari dekat……???:-)
    Hasrat N keinginan yang begitu dalam…..
    Subhanallah…………..,^_^
    Semoga Allah SWT memberikan kesempatan atas semua ini….
    Amiiiiiin…………..

  6. subhanallah…

    ingin sekali aku menginjakkan ke masjid itu…
    impianku, suatu saat aku bisa kesana…😀

  7. Insya Allah para anniida (berempat) akan berangkat k’sana 4 tahun mendatang…
    Aamiin………………………………………

  8. SUBHANALLAH………….. Sebenarnya semua keindahan dan keluarbiasaan itu adalah bukti nyata atas kekuasaan keemasan Islam yang sesungguhnya, melambangkan betapa berjaya dan cerdasnya Umat Muslim pada zaman dahulu. Memang sangat benar, sudah saatnya kita belajar banyak dari sejarah.
    Ya Allah…. Izinkan hamba menginjakkan kaki hamba di sana suatu saat nanti, di saat-saat di mana niat (2014) dan usaha (2 tahun) ini telah terpatri sebagai bukti kebesaran-Mu.
    Izinkan hamba menimbah ilmu di kota para Nabi itu, kota indah yang melekat di hatiku amiiiiiiiiin

  9. Pingback: Restoran-Restoran di Tepi Sungai Nil | Jelajah Dunia (Exploring The World)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s