Mengenal Mons, Belgia


Ada satu kampus dengan riset yang terkenal tentang Text to Speech, yaitu Polytechnique de Mons di kota Mons, Belgia Selatan, dekat ke arah perbatasan dengan Perancis. Dengan bantuan berbagai pihak, akhirnya saya bisa terbang ke kota ini dan menetap untuk riset di salah satu lab di kampus ini pada tahun 2000 selama 3 bulan.

Kota ini tidak terlalu besar, jauh lebih kecil dari kota Bandung. Dengan berjalan kaki kita akan sanggup menjelajah seluruh ujung kota. Kota ini mudah dijangkau. Dengan kereta biasa yang murah kita bisa ke Mons dari ibukota Belgia, Brussells. Jika ingin cepat, kota ini dilalui juga oleh rute kereta cepat TGV yang bergerak dari Belanda menuju Paris, melalui Brussells dan Mons. Tentunya dengan harga yang lumayan jauh dibandingkan kereta biasa. Foto di bawah ini memperlihatkan stasiun kota Mons.

Pada saat musim panas, banyak event yang diselenggarakan di kota ini. Event-event tersebut biasanya diselenggarakan di tengah alun-alun kota yang tidak terlalu besar. Foto berikut memperlihatkan salah satu pertunjukan budaya yang bisa kita lihat disana. Memang indah dan menyenangkan jalan-jalan di kota-kota Eropa, serasa ada di dunia lain yang indah dan tertata rapi. Menurut pengalaman saya, Eropa adalah surga untuk para fotografer. Kita tidak akan kekurangan objek untuk dibidik oleh kamera. Bahkan lebih sering kekurangan film, memory atau kehabisan betere ketika sedang berjalan-jalan.

Pada saat weekend sering ada pasar kaget, mirip kaki lima seperti di kita. Tapi hanya waktu tertentu, di tempat tertentu. Segera setelah waktu selesai, tempat tersebut langsung bersih kembali seperti tidak pernah ada sesuatu sebelumnya.

2 thoughts on “Mengenal Mons, Belgia

  1. Pak Arman, itu yang perang tanding pakai baju hitam putih itu apaan Pak?
    Eropa memang penuh dengan pesona dan budaya tinggi. Beruntunglah kita yang punya kesempatan untuk mengunjunginya.

  2. Kebetulan sedang ada acara semacam bazar di alun-alun kota. Ada yang jualan barang-barang seni, ada juga atraksi budaya seperti yang terlihat (adu pedang gaya Three Musketeers).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s