Tahalul

Setelah kemarin seharian di Arafah dan malamnya bermalam di Mudzalifah, pagi ini kami beserta seluruh rombongan melakukan Lempar Jumroh yang pertama. Pengalaman mengenai Lempar Jumroh, saya tulis dalam artikel yang lain. Singkatnya, setelah kembali ke tenda Mina dari lempar jumroh, tibalah saatnya kami semua harus memotong rambut. Dari seluruh jamaah pria, selain pembimbing, hanya satu jamaah yang memutuskan tidak digunduli. Sisanya semua digunduli, mulai dari yang licin kepalanya sampai yang ingin disisakan beberapa mili meter.

Proses ini termasuk ritual yang sangat berkesan bagi kami semua. Banyak kelakar, kenangan yang masih teringat sampai sekarang. KBIH kami (Salman) menyediakan dua mesin cukur listrik, sehingga proses penggudulan berlangsung “untuk kita dan oleh kita“. Awalnya, tidak ada yang mau memulai jadi korban pertama, sampai akhirnya pembimbing yang memulai mencukur secara acak beberapa kepala, sehingga menjadi bentuk yang tidak indah dan akhirnya terpaksa digunduli juga. Ha3x……..

Pemotongan rambut "maksa" agar segera digunduli
Pemotongan rambut “maksa” agar segera digunduli

Dengan penuh tawa, kepala pe kepala di proses, termasuk kepala saya. Tukang cukur paling hebat adalah Pak Haji Setiady Yazid.  Mungkin lebih dari setengah diantara kami dicukur oleh beliau. Makin lama, proses berjalan semakin lambat karena mesin menjadi panas dan pisaunya semakin tumpul. Tapi Alhamdulillah, akhirnya semua beres. Nah ini dia foto saya, sebelum, baru saja selesai dicukur dan akhirnya berpakaian gaya Arab setelah mandi.

Sebelum Dicukur, Baru Saja Selesai, dan Setelah Mandi
Sebelum Dicukur, Baru Saja Selesai, dan Setelah Mandi

Foto-foto berikut memperlihatkan berbagai kejadian selama pemotongan rambut.

Proses-Proses Penggundulan
Proses-Proses Penggundulan

Close-Up Proses Penggundulan
Close-Up Proses Penggundulan

Dua paling kiri sudah tuntas, kanan masih perlu finishing
Dua paling kiri sudah tuntas, kanan masih perlu finishing

Foto dong!
Foto dong!

Terima kasih untuk bapak-bapak Haji yang sudah menjadi tukang cukur kami, terutama Pak Haji Setiady!

3 thoughts on “Tahalul

  1. halah pak haji…bagian album foto yang ini aya-aya wae deh…kocak dan lebay banget…btw bahagianya sdh menyelesaikan bagian dari rangkaian Umroh rombongan Anda…Alhamdulillah, semoga saya juga mendpt kesempatan demikian…salam/tds

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s