Mina, 2 Desember 2009

Setelah menjalani hari Arafah dan Mudzalifah kami kembali bermukim di Mina beberapa hari untuk melaksanakan Jumroh. Setelah memperhatikan langit subuh yang cerah berwarna kekuning-kuningan, pikiran saya mulai tergoda untuk pergi ke atas jembatan supaya dapat melihat dan memotret indahnya lautan tenda Mina di kala matahari mulai terbit. Akhirnya, setelah sholat Subuh, saya menyelinap sendiri keluar tenda membawa kamera saku Lumix kesayangan saya. Ternyata langit masih seperti malam, tapi suasana terang benderang karena penerangan lampu. Suasana aktivitas manusia juga sangat ramai, karena tidak berhenti kegiatan jama’ah yang pulang dan pergi menuju tempat lempar jumroh.

Aktivitas jama'ah haji setelah Subuh di kawasan Mina
Aktivitas jama’ah haji setelah Subuh di kawasan Mina
Matahari Terbit dari Balik Bukti Menyinari Lautan Tenda Jamaah Haji di Mina
Matahari Terbit dari Balik Bukit Menyinari Lautan Tenda di Mina

Ternyata matahari terbit dari balik bukit, sehingga saya perlu waktu lebih lama hingga matahari terlihat dari balik bukit. Situasi tersebut juga membuat cahaya matahari yang pertama muncul tidak kemerahan, tapi sudah menjadi cahaya kuning yang sangat kuat. Namun demikian, hamparan sinar matahari pagi tersebut tetap indah ketika mulai menyinari lautan tenda juta’an jemaah haji di seluruh dataran Mina.

Advertisements