Akhirnya Aku Tiba di Berlin

Berlin, 20 November 2004

Akhir 2004 sampai dengan awal 2005 adalah masa terlama pengalaman saya harus tinggal di negara lain, yaitu selama 4 bulan; sejak November 2004 sampai dengan Februari 2005. Berkat terpilihnya sebagai pemenang DAAD-Fraunhofer Technopreuneur Award 2004, saya mendapatkan kesempatan untuk melakukan riset selama empat bulan di salah satu pusat penelitian Fraunhofer di Jerman, yaitu Fraunhofer FOKUS di Berlin.

DAAD-Fraunhofer Technopreuneur Award 2004

DAAD-Fraunhofer Technopreuneur Award 2004

Berkali-kali saya mendapatkan kesempatan untuk ke Eropa selalu dalam musim panas, sehingga ada rasa penasaran ingin merasakan musim dingin di negara 4 musim. Sebelumnya saya pernah merasakan salju yang sudah mengeras di Norwegia pada tahun 1996, tapi hanya kunjungan singkat sekitar 1 minggu.  Akhirnya untuk kesempatan ke Jerman kali ini, saya putuskan untuk berangkat bulan November.

Jakarta Singapura Berlin bersama Lufthansa

Jakarta Singapura Berlin bersama Lufthansa

Ketika saya mendarat di Berlin, udara sudah sangat dingin, tetapi salju belum turun. Saya mendarat pada hari libur (saya lupa, entah Sabtu atau Minggu). Pada saat baru tiba, saya disambut dengan hujan yang membuat udara terasa semakin dingin. Sesuai petunjuk “ibu kost”, saya langsung menggunakan kereta bawah tanah Berlin dari Airport Tegel ke kota Berlin. Tidak ada yang menjemput, semua harus saya lakukan sendiri. Akhirnya tibalah di stasiun terdekat dengan tempat tinggal saya. Lumayan, saya harus menggusur koper besar menyusur trotoar sepanjang kira-kira 300 meter menuju tempat tinggal. Berdasarkan komunikasi melalui email, saya hanya diberikan petunjuk bahwa kunci rumah/kamar disimpan di suatu kotak yang dapat dibuka dengan kode tertentu. Alhamdulillah, setelah menemukan kunci saya bisa langsung ke kamar sementara yang berupa apartemen keluarga yang dilengkapi TV dan terdiri dari beberapa kamar.

Jalan kaki menyusur jalan ini untuk mencari lokasi apartemen

Jalan kaki menyusur jalan ini untuk mencari lokasi apartemen

Akhirnya, saya temukan apartemen tersebut....

Akhirnya, saya temukan apartemen tersebut....

Begitu tiba di kamar, langsung mandi air hangat dan mencari makanan yang dibawa dari Indonesia. Setelah gerimis reda, saya mulai melihat sekeliling tempat tinggal. Ternyata ada supermarket kecil punya orang Turki yang menjual kebutuhan sehari-hari, termasuk beras, daging, telur dan buah-buahan di Berlin banyak orang Turki. Konon, katanya komunitas Turki terbesar di dunia, di luar ngara Turkinya adalah di Berlin. Akhirnya langsung deh belanja untuk keperluan makan malam dan mulai deh menjalani hari pertama hidup sendiri di Berlin.

Suasana jalan raya di dekat apartemen...., di ujung sana ada stasiun kereta bawah tanah yang lain serta supermarket

Suasana jalan raya di dekat apartemen...., di ujung sana ada stasiun kereta bawah tanah yang lain serta supermarket

2 thoughts on “Akhirnya Aku Tiba di Berlin

  1. Pingback: Akhirnya Salju Turun di Berlin « Jelajah Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s