Akhirnya…, datang juga kesempatan ke Rusia

Saint Petersburg, 23 November 2015

Setelah sekian lama mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi berbagai tempat menarik di berbagai belahan dunia, satu negara yang ingin sekali saya kunjungi namun tidak mudah mendapat kesempatan untuk pergi kesana adalah Rusia. Rusia memang membuat penasaran dengan masa lalu sebagai negara yang “dingin” ketika masih era perang dingin, juga dengan arsitektur-arsitekturnya yang khas.

IMG_1949
Gereja “Savior on the Blood”
IMG_2142
Gereja “Savior on the Blood”

Di luar dugaan, Conference ilmiah yang tadinya akan saya hadiri sebagai pembicara di Tunisia tiba-tiba dibatalkan karena ada bom yang meledak disana. Conference dialihkan ke negara Amerika Latin yang bagi saya kurang menarik untuk dikunjungi dan di lain pihak sangat mahal biayanya untuk pergi kesana. Akhirnya makalah ilmiah yang sudah disiapkan saya tarik kembali dan mencoba mencari Conference lain yang topik besarnya kira-kira sama, yaitu tentang E-Governance. Akhirnya, menemukan EGOSE 2015 yang diselenggarakan di Saint Petersburg, Russia. Wah…., kebetulan nih…, pas dengan cita-cita yang sudah lama tertunda.

Akhirnya, tanpa harus banyak pertimbangan, makalah yang saya tarik, saya submit ke EGOSE 2015 di Rusia. Alhamdulillah, setelah revisi cukup banyak, dua makalah saya dapat diterima untuk dipresentasikan disana. Tantangan berikutnya adalah mencari sumber dana untuk pergi ke sana… Conference fee sekian euro, tiket pesawat sekian…, pembuatan visa sekian, hotel sekian…, sementara itu, dukungan yang tersedia dari ITB hanya sekian…, nomboknya sekian. Ya sudahlah…, nombok aja deh…, kapan lagi saya bisa berangkat ke Rusia. Kalau tidak dalam rangka Conference, mungkin sampai dipanggil Tuhan tidak akan pernah kesana.

Menarik juga mengamati harga tiketnya…. Berdasarkan scanning dari SkyScanner, ternyata tiket termurah Jakarta Saint Petersburg adalah menggunakan Turkish Airline (via Istanbul). Harganya di bawah 800-an USD. Penasaran nih, langsung menuju Website Turkish Airline, apakah ada fasilitas multiple city? Ternyata ada… Saya coba break rencana perjalanan, pulangnya singgah di Istanbul 2 malam. Yes!!! Harganya hanya beda dikit…, jadi saya putuskan singgal di Istanbul untuk motret…

Sempat kepikiran untuk mengajak istri saya untuk bertemu di Istanbul setelah saya pulang dari Rusia. Akhirnya saya coba cek harga tiket Turkish Airline untuk rute Jakarta-Istanbul-Jakarta…, berharap dapat harga 600-an USD. Ternyata sekitar 1200 USD. Akhirnya niat mengajak istri batal deh…

Ueno Park, Tokyo

Ueno Park, Tokyo, Maret 2014

Ueno Park
Ueno Park

Ueno adalah sebuah area atau distrik di Tokyo. Selain ada stasiun Ueno, hal lain yang terkenal adalah Ueno Park atau sebuah Taman Besar disana.  Tidak sulit untuk pergi ke Ueno…, tinggal cari rute JR atau subway yang singgah di Ueno, lalu turun disana…, maka kita sudah ada di pusat keramaian Ueno. Secara historis, kawasan ini adalah kawasan kelas pekerja, bukan kawasan elit atau orang-orang kaya di Tokyo. Menurut wikipedia, hingga saat ini, Ueno merupakan kawasan sebagai tempat bagi banyak orang yang tidak memiliki rumah. Di dekat stasiun Ueno, kami juga menemukan pasar tradisional segala ada.

Image

Kan'ei-ji Temple
Kan’ei-ji Temple

Ueno Park adalah suatu taman besar yang didirikan tahun 1873 yang pada awalnya merupakan kawasan besar yang merupakan bagian dari Kuil Kan’ei-ji (1625). Banyak sekali objek menarik di Ueno Park, mulai dari Tokyo National Museum, National Museum of Western Art, Zoo (Kebun Binatang), Kuil Kan’ei-ji, Patung Pangeran Komatsu Akihito, Shinobazu Pond, serta area jalan kaki yang rindang dipenuhi oleh Sakura. Sayang sekali, ketika kami kesana, Sakura masih belum waktunya berbunga, sehingga kami hanya bisa melihat dahan-dahan kosong dari kiri kanan jalan yang bertemu di tengah sebagai atap bagi pejalan kaki, Ketika sakura berbunga, pejalan kaki akan berjalan di bawah atap Sakura sepanjang jalan tersebut.

Banyak orang yang berkunjung ke park ini dari kalangan yang berbeda-beda. Ada ibu-ibu membawa kereta bayi…, ada rombongan anak-anak sekolah mau ke kebun binatang, ada orang tua yang mau menikmati taman, dan tentunya banyak juga turis yang ingin melihat berbagai hal yang ada di Ueno Park.

Image

Sebagian tempat yang dapat dikunjungin merupakan kawasan publik terbuka yang dapat dikunjungi tanpa harus membayar. Jika anda berkunjung ke Tokyo dan punya waktu luang, saya anjurkan paling tidak 2-3 jam menikmati Ueno Park ini.

IMG_5986 IMG_5973 IMG_5937 IMG_5927

Menjelajah Pasar Tradisional di Sekitar Stasiun Ueno

Entah apa namanya pasar ini. Yang pasti bentuknya adalah seperti pasar tradisional di Indonesia yang terletak di sepanjang jalur tertentu sejajar dengan rel kereta JR dekat stasiun kereta Ueno. Kami masuk ke pasar ini secara tidak sengaja ketika melihat ke arah sebuah gang setelah berkeliling di Ueno Park. Gang tersebut terlihat ketika kami mau menuju stasiun Ueno.

Image

Segala hal dijual di pasar ini, mulai dari pakaian, sepatu, sayuran dan ikan-ikan segar, syal, topi, hingga makanan. Salah satu makanan yang kami beli di pasar ini adalah Kebab Turki.

Image

Image

Nah, di bawah ini adalah foto saya ketika mencoba sebuah topi kulit yang akhirnya tidak jadi dibeli karena ukurannya agak kebesaran.

Image

Berburu Sakura Sebelum Musim Sakura

Sakura (Cherry Blossom) adalah bunga khas Jepang yang sangat terkenal. Menurut berbagai sumber, pohon ini hanya berbunga sekitar 2 minggu dalam setahun, sehingga masa Sakura berbunga selalu ditunggu-tunggu oleh semua orang. Baik oleh para turis yang datang ke Jepang, juga oleh masyarakat Jepang sendiri.

Cherrly Blossom (Sakura)
Cherrly Blossom (Sakura)

 

Dengan mudah kita bisa menemukan prediksi jadual Sakura berbunga di berbagai kota di Jepang. Setiap kota jadualnya berbeda. Pada saat kami ke Jepang, belum waktunya jadual sakura berbunga. Tapi memang jadual kunjungan kami ke Jepang tidak disesuaikan dengan jadual Sakura berbunga karena harus menyesuaikan dengan jadual pekerjaan. Kira-kira kami satu minggu terlalu awal dari jadual Sakura berbunga pertama di Jepang.

Foto indah di sebuah danau
Foto indah di sebuah danau

Di hari kedua di Jepang, kami diundang ke Nagoya oleh keluarga Jepang Hiroshige Takahashi, sahabat teman kami, Teguh Setiabasa. Kami diajak piknik naik mobil bersama keluarganya ke sebuah danau di sekitar Nagoya (baca posting lainnya: “Ushinuki Souri, Chita, Beautiful Lake Around Nagoya, 2014“). Mirip dengan sakura (cherry blossom), salah satu sisi danau indah tersebut dipenuhi oleh bunga plum (Plum Blossom). Beberapa pohon sudah mulai berbunga lebih awal. Dikombinasikan dengan danau yang bersih dan berwarna hijau menjadi keindahan yang tiada tara… Saya membayangkan, betapa lebih indahnya jika seluruh Pohon Plum sudah berbunga warna warni…

Karena belum semua pohon berbunga, fotografer harus berpikir keras mencari sudut-sudut terbaik untuk memotret suasana agar bunga yang baru sebagian berbunga tsb terlihat indah dan tidak berkesan sedikit. Salah satu foto terindah adalah foto yang terlihat di atas. Ada bunga putih dan merah, air danau yang berwarna hijau, serta pohon lebat hijau di pinggiran danau…

IMG_5865

Ternyata masih beruntung…. Esok paginya, sebelum kemana-mana, kami coba lihat-lihat taman di belakang hotel kami, yaitu Prince Takanawa Hotel di kawasan Shinagawa. Ternyata ada 2-3 pohon sakura juga di taman, dan sudah mulai berbunga…

Foto di Taman Belakang Hotel Prince Takanawa
Foto di Taman Belakang Hotel Prince Takanawa
Foto di Taman Belakang Hotel Prince Takanawa
Foto di Taman Belakang Hotel Prince Takanawa

Masih penasaran juga nih. Searching berbagai taman di kota Tokyo yang banyak Sakura-nya. Salah satu nya adalah Ueno Park. Kami tidak yakin, tapi berharap ada satu dua pohon sakura yang sudah mulai berbunga. Alhamdulillah, ada ternyata ada Pohon Plum dan Sakura yang sudah mulai berbunga di sana. Untunglah saya mau berepot-repot membawa tripod, sehingga kami memiliki sejumlah foto bagus dengan latar belakang sakura.

Foto berdua di Ueno Park, dengan Latar Belakang Pohon Plum
Foto berdua di Ueno Park, dengan Latar Belakang Pohon Plum
Sakura yang mulai berbunga lebih awal di Ueno Park
Sakura yang mulai berbunga lebih awal di Ueno Park

Alhamdulillah, perjalanan kami ke Jepang berhasil membawa kenangan indah khas Jepang, yaitu foto-foto dengan latar belakang sakura, serta foto Gunung Fuji.

Menikmati Keindahan Nagoya dari Nagoya TV Tower

Dilihat dari jumlah populasinya, Nagoya merupakan kota terbesar ke-4 di Jepang. Tampaknya banyak hal menarik di kota ini, namun sayang sekali kami hanya sempat berkunjung satu hari di kota ini. Beruntung kami sempat diajak ke Nagoya TV Tower, sehingga kami bisa melihat kota indah ini dari suatu ketinggian.

Image

Nagoya TV Tower merupakan menara TV tertua di Jepang. Menara tersebut selesai dibangun pada tahun 1954 (wikipedia) dengan ketinggian 180 meter. Menara ini terletak di Hisaya Odori Park, di tengah kota Nagoya.

Image

Image

Nagoya Castle yang terkenal juga terlihat dengan jelas dari menara TV Nagoya ini. Foto di bawah ini memperlihatkan Nagoya Castle diantara gedung-gedung di Nagoya, dilihat dari atas menara TV Nagoya.

Image

Nagoya Castle

Setelah keliling ke danau hingga pantai di sekitar Nagoya, kami kembali ke kota Nagoya. Saya segera browsing internet, teringat sebuah bangunan (kuil) kuno di foto-foto tentang Nagoya di Internet. Lalu saya memperlihatkan kepada sahabat Jepang yang mengajak kami jalan-jalan dan menanyakan apakah kami memungkinkan mampir ke kuil yang namanya Nagoya Castle.

Image

Singkatnya, setelah masuk Nagoya, mobil segera menuju Nagoya Castle dan akhirnya dari kejauhan Nagoya Castle mulai terlihat. Asyik nih, dapat objek foto unik lagi…

Image

Setelah tiba di gerbang Nagoya Castle, pintu gerbang mobil tertutup dan tidak ada petugas. Setelah dibaca baik-baik terntara castle hanya buka sampai jam 4 sore, sedangkan saat itu kira-kira sudah jam setengah 5. Akhirnya mobil jalan pelan-pelan mengelilingi castle dari jalan. Akhirnya menemukan tempat yang cukup untuk berfoto dengan background Nagoya Castle di kejauhan. Di halaman luas tempat berfoto tersebut tampak pohon-pohon sakura yang masih gundul belum berbunga sama sekali. Pasti indah sekali jika bisa memotret castle pada saat sakura berbunga penuh…

Image

Imperial Palace Tokyo, 2014

Image

 

Tokyo Imperial Palace (皇居 Kōkyo?, literally, “Imperial Residence”) adalah tempat tinggal dari Kerajaan Jepang. Berbentuk taman yang sangat luas yang terletak di area Chiyoda di kota Tokyo, tidak jauh dari Tokyo Station. Imperial Palace terdiri dari sejumlah bangunan, termasuk main palace (宮殿 (Kyūden?), tempat tinggal anggota keluarga Kerajaan Jepang , ruang-ruang arsip, serta museum dan kantor administratif. Di bangun di lokasi Edo castle lama. Luas total areanya, termasuk taman adalah 3.41 kilometer persegi (1.32 sq mi).

 

ImageImageImage